Rindu, sekelumit rasa yang muncul
dari dalam hati kita, sebuah rasa yang penuh misteri, aku tak dapat melihatnya,
hanya merasakannya, seperti orang buta yang berusaha membaca, tak tampak
wujudnya, hanya merasakan bentuk-bentuk timbul tulisan brail itu.
Rindu sebuah rasa yang
menyelimutiku, menggelitik hati dan jiwaku,terkadang menusuk relungku. Rindu ciptakan
dunia semu. Mimpi-mimpi merangkai kisah memunculkan fana tanpa daya,
menerbangkan diri hingga puncak tertinggi dunia, dan akhirnya membiarkan jatuh
berdebam tanpa perlindungan, remuk redam. Itulah rindu yang tak pernah
berbalas, yang tak memiliki obat pereda,. Rindu, seperti harumnya minyak zaitun, seperti
manisnya madu, kau tak bisa menahannya terus mengalir dalam jiwamu menciptakan
sebuah bendungan besar. Rindu, sebuah
rasa tertahan yang menyiksa jiwa, terus membayang sesuatu yang membuatmu rindu,
hingga sedikit saja stimulus itu menyentuh bendungan rindu dalam jiwamu, maka
sekejap itulah rindu yang telah terbendung lama itu buncah berantakan, hancur
tanpa daya tak ada tempat menampung lain, lain hal jika gayung bersambut,
ketika obat rindu itu ada, maka dunia seperti surga fana, bahagia.
Obat rindu? Kau tak akan pernah
menemukannya di apotek manapun, kau tak akan menemukannya dipabrik obat manapun
didunia ini, kau tak akan pernah bisa meminta dokter pribadimu mencarikan obat,
kau takkan bisa memaksa orang farmasi membuatkannya untukmu, yang bisa membuat
obat rindu itu hanyalah dirimu. Ya, hanya dirimu sendiri, dan penyebab
kerinduan itu.
Adakala semua rindu itu
menyenangkan, menyakitkan, entahlah. Hanya kau yang bisa merasakannya dan
memaknai setiap kerinduan itu.
Rindu, rindu,rindu! Hahaha entah
itu opini atau puisi, gak paham juga yang penting ngungkapin perasaan dan
pemikiran! Semua ini karena sebuah stimulus. Mimpi bertemu mama tersayang,
ibunda tercinta yang jauh dipulau seberang (lebaay) >_< hahaha... sekian
lama tak berjumpa, penuh rindu yang menyesakkan, ditanah rantau haruslah tahan
banting. (sok kuat, padahal nangis bombay!) Maaaa anak gadismu kangeeeeeeen
berat...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar