Sabtu, 14 Maret 2015

Rindu!!!



Rindu, sekelumit rasa yang muncul dari dalam hati kita, sebuah rasa yang penuh misteri, aku tak dapat melihatnya, hanya merasakannya, seperti orang buta yang berusaha membaca, tak tampak wujudnya, hanya merasakan bentuk-bentuk timbul tulisan brail itu.
Rindu sebuah rasa yang menyelimutiku, menggelitik hati dan jiwaku,terkadang menusuk relungku. Rindu ciptakan dunia semu. Mimpi-mimpi merangkai kisah memunculkan fana tanpa daya, menerbangkan diri hingga puncak tertinggi dunia, dan akhirnya membiarkan jatuh berdebam tanpa perlindungan, remuk redam. Itulah rindu yang tak pernah berbalas, yang tak memiliki obat pereda,. Rindu,  seperti harumnya minyak zaitun, seperti manisnya madu, kau tak bisa menahannya terus mengalir dalam jiwamu menciptakan sebuah bendungan besar.  Rindu, sebuah rasa tertahan yang menyiksa jiwa, terus membayang sesuatu yang membuatmu rindu, hingga sedikit saja stimulus itu menyentuh bendungan rindu dalam jiwamu, maka sekejap itulah rindu yang telah terbendung lama itu buncah berantakan, hancur tanpa daya tak ada tempat menampung lain, lain hal jika gayung bersambut, ketika obat rindu itu ada, maka dunia seperti surga fana, bahagia.
Obat rindu? Kau tak akan pernah menemukannya di apotek manapun, kau tak akan menemukannya dipabrik obat manapun didunia ini, kau tak akan pernah bisa meminta dokter pribadimu mencarikan obat, kau takkan bisa memaksa orang farmasi membuatkannya untukmu, yang bisa membuat obat rindu itu hanyalah dirimu. Ya, hanya dirimu sendiri, dan penyebab kerinduan itu.
Adakala semua rindu itu menyenangkan, menyakitkan, entahlah. Hanya kau yang bisa merasakannya dan memaknai setiap kerinduan itu.
Rindu, rindu,rindu! Hahaha entah itu opini atau puisi, gak paham juga yang penting ngungkapin perasaan dan pemikiran! Semua ini karena sebuah stimulus. Mimpi bertemu mama tersayang, ibunda tercinta yang jauh dipulau seberang (lebaay) >_< hahaha... sekian lama tak berjumpa, penuh rindu yang menyesakkan, ditanah rantau haruslah tahan banting. (sok kuat, padahal nangis bombay!) Maaaa anak gadismu kangeeeeeeen berat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar